<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss  xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" 
      xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" 
      xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" 
      xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" 
      version="2.0">
<channel>
<title>TextGuild</title>
<link>https://textguild.com/panduan/</link>
<atom:link href="https://textguild.com/panduan/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/>
<description>Catatan praktis dari editor TextGuild tentang menulis artikel jurnal, tesis, dan proposal dalam bahasa Inggris akademik.</description>
<generator>quarto-1.10.18</generator>
<lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2026 17:00:00 GMT</lastBuildDate>
<item>
  <title>Menulis abstrak untuk jurnal internasional</title>
  <dc:creator>Tim Editorial TextGuild</dc:creator>
  <link>https://textguild.com/panduan/posts/2026-10-menulis-abstrak-jurnal/</link>
  <description><![CDATA[ 
<!--
  Header bersama. Kedua versi bahasa ada di sini; CSS menampilkan yang sesuai
  dengan <html lang="...">. Ubah menu di sini sekali untuk seluruh situs.
-->
<span class="only-id">Langsung ke isi</span><span class="only-en">Skip to content</span>
<header class="tg-header">
  <div class="tg-wrap tg-header-inner">
    <a class="tg-logo only-id" href="../../../index.html">Text<span>Guild</span></a>
    <a class="tg-logo only-en" href="../../../en/index.html">Text<span>Guild</span></a>

    <button class="tg-menu-toggle" type="button" aria-expanded="false" aria-controls="tg-nav">
      <span class="only-id">Menu</span><span class="only-en">Menu</span>
    </button>

    <div class="tg-nav" id="tg-nav">
      
      
      <div class="tg-nav-end">
        <a class="tg-lang no-external" id="tg-lang" href="../../../en/index.html" hreflang="en">
          <span class="only-id">English</span><span class="only-en">Bahasa Indonesia</span>
        </a>
        <a class="tg-btn only-id" href="../../../pesan.html">Minta penawaran</a>
        <a class="tg-btn only-en" href="../../../en/order.html">Get a quote</a>
      </div>
    </div>
  </div>
</header>
<script>
(function () {
  // Pindahkan header dan tautan lewati ke awal <body>, di luar grid artikel Quarto.
  var hdr = document.querySelector('.tg-header');
  var skip = document.querySelector('.tg-skip');
  if (hdr) document.body.insertBefore(hdr, document.body.firstChild);
  if (skip) document.body.insertBefore(skip, document.body.firstChild);

  var html = document.documentElement;
  var lang = (html.getAttribute('lang') || 'id').slice(0, 2);
  var other = lang === 'en' ? 'id' : 'en';

  // Akar situs dihitung dari alamat halaman ini sendiri (link hreflang miliknya),
  // agar tombol bahasa tetap benar saat situs dibuka dari subfolder atau langsung sebagai file.
  function pathOf(u) { return new URL(u, window.location.href).pathname; }
  var selfLink = document.querySelector('link[rel="alternate"][hreflang="' + lang + '"]');
  var selfPath = selfLink ? pathOf(selfLink.getAttribute('href')) : '/';
  var here = window.location.pathname.replace(/index\.html$/, '');
  var base = here.slice(-selfPath.length) === selfPath ? here.slice(0, here.length - selfPath.length) : '';
  var isFile = window.location.protocol === 'file:';
  function siteUrl(p) {
    var u = base + p;
    if (isFile && u.slice(-1) === '/') u += 'index.html';
    return u;
  }

  // Tombol bahasa: menuju halaman terjemahan bila ada, membawa ?id= dsb.
  var sw = document.getElementById('tg-lang');
  if (sw) {
    var alt = document.querySelector('link[rel="alternate"][hreflang="' + other + '"]');
    var target = alt ? pathOf(alt.getAttribute('href')) : (other === 'en' ? '/en/index.html' : '/index.html');
    sw.setAttribute('href', siteUrl(target) + window.location.search + window.location.hash);
    sw.setAttribute('hreflang', other);
    sw.setAttribute('lang', other);
  }

  // Tandai menu aktif (dibandingkan relatif terhadap akar situs).
  var rel = here.slice(base.length);
  document.querySelectorAll('.tg-nav nav a').forEach(function (a) {
    var t = a.pathname.replace(/index\.html$/, '').slice(base.length);
    if (t !== '/' && t !== '/en/' && rel.indexOf(t) === 0) a.setAttribute('aria-current', 'page');
  });

  // Menu di layar kecil.
  var btn = document.querySelector('.tg-menu-toggle');
  var nav = document.getElementById('tg-nav');
  if (btn && nav) {
    btn.addEventListener('click', function () {
      var open = btn.getAttribute('aria-expanded') === 'true';
      btn.setAttribute('aria-expanded', String(!open));
      nav.classList.toggle('is-open', !open);
    });
  }
})();
</script>





<p>Abstrak adalah bagian yang paling banyak dibaca dari sebuah artikel. Editor jurnal sering memutuskan apakah naskah layak dikirim ke reviewer hanya dari judul dan abstrak. Karena itu, abstrak yang jelas dan padat sama pentingnya dengan data yang kuat.</p>
<section id="struktur-empat-bagian" class="level2">
<h2 data-anchor-id="struktur-empat-bagian">Struktur empat bagian</h2>
<p>Sebagian besar jurnal di bidang sains dan kesehatan mengharapkan abstrak yang mengikuti alur artikel (IMRaD). Baik abstrak terstruktur (dengan subjudul) maupun tidak, isinya biasanya mencakup empat hal:</p>
<ol type="1">
<li><strong>Latar belakang dan tujuan</strong>: masalah yang diteliti dan mengapa penting, ditutup dengan tujuan penelitian. Cukup satu sampai dua kalimat.</li>
<li><strong>Metode</strong>: desain penelitian, sampel atau bahan, dan analisis utama.</li>
<li><strong>Hasil</strong>: temuan utama, sebaiknya dengan angka kunci (ukuran efek, nilai p, atau persentase).</li>
<li><strong>Kesimpulan</strong>: makna temuan dan implikasinya, tanpa melebihi apa yang didukung data.</li>
</ol>
<p>Kesalahan yang paling sering kami temui adalah latar belakang yang terlalu panjang, sementara hasil hanya disebut sekilas. Hasil adalah alasan orang membaca artikel Anda, jadi beri ruang paling banyak untuk bagian ini.</p>
</section>
<section id="perhatikan-batas-kata" class="level2">
<h2 data-anchor-id="perhatikan-batas-kata">Perhatikan batas kata</h2>
<p>Batas kata abstrak berbeda antarjurnal, umumnya di kisaran 150 sampai 300 kata. Selalu periksa <em>Guide for Authors</em> jurnal tujuan, termasuk apakah abstrak harus terstruktur. Abstrak yang melebihi batas adalah salah satu alasan naskah dikembalikan sebelum ditinjau.</p>
</section>
<section id="pilihan-tense" class="level2">
<h2 data-anchor-id="pilihan-tense">Pilihan tense</h2>
<p>Konvensi yang umum dipakai dalam abstrak berbahasa Inggris:</p>
<table class="caption-top table">
<colgroup>
<col style="width: 33%">
<col style="width: 33%">
<col style="width: 33%">
</colgroup>
<thead>
<tr class="header">
<th>Bagian</th>
<th>Tense yang lazim</th>
<th>Contoh</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr class="odd">
<td>Fakta yang sudah mapan</td>
<td><em>simple present</em></td>
<td><em>Chronic inflammation is a hallmark of type 2 diabetes.</em></td>
</tr>
<tr class="even">
<td>Tujuan dan metode</td>
<td><em>simple past</em></td>
<td><em>We measured serum IL-6 levels in 40 rats.</em></td>
</tr>
<tr class="odd">
<td>Hasil</td>
<td><em>simple past</em></td>
<td><em>Curcumin reduced IL-6 levels by 42%.</em></td>
</tr>
<tr class="even">
<td>Kesimpulan</td>
<td><em>simple present</em></td>
<td><em>These findings suggest that …</em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Yang terpenting adalah konsistensi. Berpindah-pindah tense dalam satu bagian membuat abstrak terasa tidak rapi.</p>
</section>
<section id="pola-kalimat-yang-sering-kami-perbaiki" class="level2">
<h2 data-anchor-id="pola-kalimat-yang-sering-kami-perbaiki">Pola kalimat yang sering kami perbaiki</h2>
<p><strong>Pembuka yang terlalu panjang.</strong> <em>This research was conducted with the aim to know the effect of …</em> lebih baik ditulis <em>We examined the effect of …</em></p>
<p><strong>Terjemahan langsung dari bahasa Indonesia.</strong> <em>The result of this research showed that …</em> cukup ditulis <em>The results showed that …</em>, atau langsung sebutkan temuannya.</p>
<p><strong>Klaim berlebihan.</strong> <em>This extract can cure diabetes.</em> lebih tepat ditulis <em>This extract may be a candidate for further study in diabetes models.</em></p>
<p>Kalimat aktif dengan subjek <em>we</em> kini diterima oleh banyak jurnal dan biasanya lebih ringkas daripada kalimat pasif yang panjang. Tetap ikuti gaya yang dianjurkan jurnal tujuan.</p>
</section>
<section id="daftar-periksa-sebelum-submit" class="level2">
<h2 data-anchor-id="daftar-periksa-sebelum-submit">Daftar periksa sebelum submit</h2>
<ul>
<li>Tujuan penelitian tertulis eksplisit</li>
<li>Metode utama dan ukuran sampel disebutkan</li>
<li>Hasil memuat angka kunci, bukan hanya kata <em>significant</em></li>
<li>Kesimpulan tidak melampaui data</li>
<li>Tidak ada singkatan tanpa kepanjangan, dan tidak ada sitasi kecuali jurnal mengizinkan</li>
<li>Sesuai batas kata dan format jurnal tujuan</li>
<li>Kata kunci tidak sekadar mengulang judul</li>
</ul>
<hr>
<p>Ingin abstrak dan naskah Anda diperiksa editor bergelar PhD di bidang Anda? Lihat layanan <a href="../../../layanan/proofreading-akademik.html">proofreading akademik</a>.</p>


</section>

 ]]></description>
  <category>abstrak</category>
  <category>struktur artikel</category>
  <category>bahasa Inggris akademik</category>
  <guid>https://textguild.com/panduan/posts/2026-10-menulis-abstrak-jurnal/</guid>
  <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 17:00:00 GMT</pubDate>
</item>
</channel>
</rss>
